Penyebab Pelanggaran Hak Asasi Manusia- Materi SMA kelas 11

Sekarang kita lanjut ke bagian selanjutnya dari rangkaian materi Hak dan Kewajiban Asasi Manusia. Bagian selanjutnya mengenai Penyebab Pelanggaran Hak Asasi Manusia. Setelah kita tahu Hak dan Kewajiban harus seimbang agar tidak terjadi pelanggaran HAM, namun nyatanya keseimbangan antara hak dan kewajiban belumlah tercapai karena kita masih melihat adanya pelanggaran-pelanggaran HAM yang terjadi di masyarakat. Nah, sebelum kita membahas kasus-kasus yang pernah terjadi, kita bahas dahulu apa yang mendorong orang-orang tidak melaksanakan kewajiban asasi manusia ataupun tidak saling menghargai hak sesama manusia sehingga terjadilah pelanggaran tersebut. Yuk mari kita bahas!

Pencurian, salah satu contoh Pelanggaran HAM
Baca juga bagian sebelumnya:

Mungkin, sebelum kita membahas penyebab pelanggaran HAM, saya beri contoh gambaran apa saja yang termasuk pelanggaran HAM. Misalnya saja, pencurian, pembunuhan, pencurian yang disertai pembunuhan, penyiksaan, pem-bully-an dan sebagainya. Kira-kira sudah terbayangkan ya seperti apa pelanggaran HAM itu. Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya pelanggaran HAM, dibagi menjadi dua, yaitu faktor internal dan eksternal. Berikut ini uraian masing-masing faktor.

Faktor internal

yaitu dorongan untuk melakukan pelanggaran HAM yang berasal dari diri pelaku pelanggar HAM. Berikut ini contoh-contoh  faktor pendorongnya.
  • Sikap egois atau terlalu mementingkan diri sendiri
Sikap ini akan menyebabkan seseorang untuk selalu menuntut haknya, sementara kewajibannya sering diabaikan. Seseorang yang mempunyai sikap seperti ini akan menghalalkan segala cara agar supaya haknya dapat terpenuhi, meskipun caranya tersebut dapat melanggar hak orang lain.
  • Rendahnya kesadaran HAM
Hal ini akan menyebabkan pelaku pelanggaran HAM berbuat seenaknya. Pelaku tidak mau tahu bahwa orang lain pun mempunyai hak asasi yang harus dihormati. Sikap tidak mau tahu ini berakibat munculnya perilaku atau tindakan penyimpangan terhadap hak asasi manusia.
  • Sikap tidak toleran
Sikap ini akan menyebabkan munculnya saling tidak menghargai dan tidak menghormati atas kedudukan atau keberadaan orang lain. Sikap ini pada akhirnya akan mendorong orang untuk melakukan diskriminasi kepada orang lain. Diskriminasi ini yang sedang hangat-hangatnya terjadi di US ya teman-teman. Pada pertengahan tahun 2020 ini, terdapat kasus diskriminasi warga berkulit hitam di US. Sebenarnya, diskriminasi ini sudah terjadi sejak lama, tetapi baru terlihat di permukaan baru-baru ini dan mulai banyak orang-orang yang mengecam tindakan diskriminatif ini. Semoga saja bisa terselesaikan ya dengan cepat kasus ini.

Faktor eksternal

yaitu faktor-faktor di luar diri manusia yang mendorong seseorang atau sekelompok orang melakukan pelanggaran HAM. Berikut ini faktor-faktor eksternal tersebut.
  • Penyalahgunaan kekuasaan
Di dalam masyarakat terdapat berbagai macam kekuasaan. Kekuasaan ini tidak hanya menunjuk pada kekuasaan pemerintah, tetapi juga bentuk-bentuk kekuasaan lain. Salah satu contohnya adalah kekuasaan di dalam perusahaan. Para pengusaha yang tidak mempedulikan hak hak buruhnya jelas melanggar hak asasi manusia. Oleh karena itu, setiap penyalahgunaan kekuasaan mendorong timbulnya pelanggaran HAM.
  • Ketidaktegasan aparat penegak hukum
Aparat penegak hukum yang tidak bertindak tegas terhadap setiap pelanggaran HAM, tentu saja akan mendorong timbulnya pelanggaran HAM lainnya. Penyelesaian kasus pelanggaran HAM yang tidak tuntas akan menjadi pemicu bagi munculnya kasus-kasus lain. Para pelaku pelanggaran HAM tidak akan merasa jera, karena mereka tidak menerima sanksi yang tegas atas perbuatannya itu. Selain hal tersebut, aparat penegak hukum yang bertindak sewenang-wenang juga dapat dikategorikan sebagai bentuk pelanggaran HAM dan dapat menjadi contoh yang tidak baik. Hal ini dapat mendorong timbulnya pelanggaran HAM yang oleh masyarakat pada umumnya.

Pembobolan kartu kredit, salah satu contoh penyalahgunaan teknologi
  • Penyalahgunaan teknologi
Kemajuan teknologi dapat memberikan pengaruh yang positif, tetapi bisa juga memberikan pengaruh negatif bahkan dapat memicu timbulnya kejahatan. Kalian tentunya pernah mendengar terjadinya kasus penculikan yang berawal dari pertemanan dalam jejaring sosial. Kasus tersebut menjadi bukti apabila pemanfaatan kemajuan teknologi tidak sesuai aturan, tentu hal ini akan menjadi penyebab timbulnya pelanggaran HAM. Selain itu, kemajuan teknologi dalam bidang produksi ternyata dapat menimbulkan dampak negatif, misalnya munculnya pencemaran lingkungan yang bisa mengakibatkan terganggunya kesehatan manusia. Baru-baru ini juga sering terjadi pencurian uang dengan membobol aplikasi yang berisi informasi penting ataupun penipuan melalui telepon. Sudah banyak korban akibat penyalahgunaan teknologi, maka dari itu kita selaku pengguna sebaiknya mengerti mengenai keamanan menggunakan teknologi sehingga tidak mudah tertipu.
  • Kesenjangan sosial dan ekonomi yang tinggi
Kesenjangan menggambarkan terjadinya ketidakseimbangan yang mencolok di dalam kehidupan masyarakat. Pemicunya adalah perbedaan tingkat kekayaan atau jabatan yang dimiliki. Apabila hal tersebut dibiarkan akan menimbulkan terjadinya pelanggaran HAM, misalnya perbudakan, pelecehan, perampokan bahkan pembunuhan.

Itulah faktor-faktor internal maupun eksternal yang mampu mendorong untuk melakukan pelanggaran HAM. Seiring majunya kehidupan dan teknologi maka faktor-faktor ini juga akan semakin banyak. Oleh karena itu, pentingnya menghargai HAM setiap manusia dan memahami apa saja HAM itu perlu ditanamkan sejak dini dan dipupuk terus agar tidak terus menerus terjadi pelanggaran HAM.

Baca juga bagian selanjutnya:

Sumber:
Lubis, Yusnawan & Sodeli, Mohamad. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Kelas XI. 2017. Jakarta: Balitbang, Kemendikbud

Bagikan Artikel

FacebookTwitter

Terima kasih telah berkunjung ke blog saya. Jika ada koreksi ataupun saran, silahkan tinggalkan komentar di kolom komentar.
EmoticonEmoticon